Selasa, 19 November 2013

1.Makna Dari Sebuah Kekompakan
      
Kompak, merupakan kata-kata yang sering diucapkan dalam suatu kelompok tertentu. Istilah ini identik dengan kebersamaan, yaitu bersama-sama melakukan suatu hal untuk tujuan tertentu. Namun belum tentu orang-orang memahami sepenuhnya arti sebuah kekompakan. Alasannya, terkadang dalam suatu komunitas dengan jumlah anggota tertentu ketika kelompok tersebut melakukan kegiatan, tidak semua dari anggotanya ikut serta dalam kegiatan tersebut. Sehingga sering dari beberapa anggota mengatakan bahwa anggota yang tidak ikut itu tidak kompak dan memandang anggota yang tidak kompak telah melakukan sebuah kesalahan atau hal yang tidak baik.
Sering kali dalam suatu kelompok, ada anggota yang  berfikir mengapa anggota mereka ada yang tidak kompak. Mereka beranggapan kekompakan sebagai kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama saja, sehingga  jika ada anggota kelompok yang tidak ikut dalam kegiatan tersebut akan masuk dalam kategori tidak kompak. Dari permasalahan ini sering berakibat terjadi perpecahan dikarenakan masalah kompak dan tidak kompak ini. Lalu apakah sesungguhnya makna dari sebuah kekompakan? Dalam situasi apa saja kekompakan itu dibutuhkan? Bagaimanakah cara agar suatu kelompok dapat menjadi kompak? Apa saja faktor penghambat dan pendukung sebuah kekompakan? Berikut kami utarakan beberapa opini mengenai kekompakan dengan harapan dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut kemudian dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan mencegah perpecahan antar anggota dalam suatu kelompok.
Ada beberapa pandangan yang bisa menjawab tentang definisi dari kekompakan. Dalam kamus besar bahasa indonesia, kompak secara terminologis diartikan sebagai bersatu padu (dalam menanggapi atau menghadapi suatu perkara). Secara istilah, tiap orang memiliki pandangan masing-masing dalam memaknai kekompakan. Menurut Titta M. Habibi kekompakan itu adalah kebersamaan dalam suatu kegiatan atau pikiran untuk mencapai suatu tujuan. Dari definisi tersebut kami menguraikan unsur dari sebuah kekompakan, yaitu adanya visi dan misi yang jelas, adanya kesanggupan, dan kemauan anggota untuk menjalankan visi dan misi. Satu hal lagi menurut kami yang harus ada adalah saling percaya antar anggota. Karena apabila tidak terdapat rasa saling percaya antara satu anggota dengan anggota yang lain, maka mustahil anggota kelompok tersebut mau melakukan visi dan misi bersama-sama.
Kompak sangatlah berhubungan erat dengan suatu kelompok tertentu. Setiap kelompok memiliki tujuan yang ingin dicapai. Jadi kompak itu akan terjadi jika kelompok itu saling bekerjasama dan merasakan susah senang perjuangan untuk mencapai tujuan kelompok tersebut. Akan tetapi konteks tujuan dari kelompok tersebut haruslah tujuan yang baik. Jika tujuan kelompok tersebut merupakan suatu keburukan, kosa kata yang mungkin tepat untuk ini adalah ‘mafia’.
Kerjasama dan perasaan susah dan senang perjuangan untuk mencapai tujuan tentu tidak akan bisa terjadi begitu saja tanpa adanya sebuah proses penyatuan visi dan misi. Menurut kami, proses penyatuan visi dan misi hanya dapat dilakukan dengan musyawarah. Musyawarah adalah pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atas penyelesaian masalah. Dalam proses ini, setiap anggota kelompok bebas mengutarakan pendapatnya, mengutarakan masalah-masalah yanng ada dan yang mungkin akan terjadi, mencari solusi bersama-sama, kemudian dicapai suatu simpulan yang dijadikan visi dan misi yang digunakan bersama. Tanpa adanya musyawarah, maka susah atau bahkan mustahil kekompakan dapat tercapai karena tidak setiap anggota kelompok memiliki visi dan misi yang sama.
Dari uraian di atas kami mencoba untuk menguraikan faktor-faktor pendukung kekompakan, antara lain:
  1. adanya visi dan misi yang jelas yang ingin dicapai dan dipahami oleh setiap anggota.
  2. kesanggupan dan kemauan anggota melakukan visi dan misi tersebut.
  3. adanya rasa toleransi dan saling mengerti setiap anggota.
  4. adanya komunikasi yang baik antar anggota.

Dari uraian di atas kami menyimpulkan bahwasannya kekompakan merupakan hasil dari proses penyatuan visi dan misi seluruh anggota dalam suatu kelompok dalam mencapai tujuannya. Sikap toleransi dan saling mengerti anggota dalam kelompok menjadi faktor utama
2.Mempererat Kebersamaan dan Kekompakan
Dalam benak semua orang2 and temen2 Q pasti pernah berfikir bagaimana cara mempererat kebersamaan dan kekompakan. Berbagai cara telah mereka,dan kita lakukan agar suatu marhalah (AZENTERA) bisa menjadi lebih kompak,tentunya semua orang mempunyai versi yang berbeda untuk itu.
Dan menurut saya cara Mempererat Kebersamaan dan kekompakan adalah sebagai berikut:
1 yang paling utama ,kita harus saling terbuka ,dengan keterbukaan itu kita akan memahami sifat satu sama lain dengan teman-teman atau orang-orang yang ada di sekitar kita, dengan ini kita akan menjadi lebih akrab .
Bukankah setiap insan di dunia ini akan lebih kompak jika hubungan mereka semakin akrab.
Didalam keterbukaan ini juga meliputi kejujuran dan pengertian. jujur dalam tutur kata juga sangat penting dalam membina sebuah persahabatan agar lebih kompak. Pengertian juga di butuhkan untuk mempererat kebersamaan dan kekompakan karena jika kita saling pengertian satu sama lain suatu hubungan akan terasa lebih erat.
2. Kasih sayang. Bayangkan jika dalam persahabatan tidak ada kasih sayang pasti di dalam persahabatan itu tidak semakin erat dan kompak tetapi malah medekati kehancuran, karena kasih sayang itu sangat dibutuhkan setiap insan di dunia ini.
3.Kekompakan memeng sangat sulit di dapatkan apalagi dalam suatu ruangan kelas. Namun , kami kelas XII IPA2 berusaha untuk selalu menjalin kekompakan tersebut.